Minggu, 30 September 2012

Mau Didonorkan, Ginjal Sehat Malah Dikira Sampah dan Dibuang oleh Perawat


Mendapatkan donor hidup yang bersedia memberikan organ ginjalnya bukanlah perkara gampang. Tapi seorang perawat dengan cerobohnya malah mengira ginjal yang baru saja dikeluarkan dari tubuh pendonor adalah sampah dan membuangnya di wastafel.

Organ ginjal yang telah disumbangkannya oleh saudara si penerima dan siap didonorkan, tiba-tiba saja hilang dan operasi transplantasi (cangkok) harus dibatalkan setelah terjadi kekacauan di University of Toledo Medical Center, Ohio, bulan lalu.



Seorang perawat di rumah sakit tersebut dengan sengaja membuang ginjal manusia sehat yang baru saja dikeluarkan dari tubuh pendonor, sementara calon penerima tengah menunggu ginjal tersebut di ruang operasi.

Sang perawat mengklaim dirinya keluar dari ruangan operasi pada waktu istirahat ketika dokter bedah mengatakan ia sudah menempatkan ginjal pada kantong dingin, yaitu pelindung organ sebelum dimasukkan ke tubuh penerima donor.

Namun perawat yang tidak disebutkan namanya itu malah mengira kantong tersebut berisi sampah dan membawanya keluar dari ruang operasi, serta memerah isinya ke dalam wastafel kotor, seperti dilansir Asiaone, Senin (1/10/2012).

Meski kasusnya sudah tersebar, tak satu pun nama perawat atau dokter yang dirilis. Rumah sakit pun menolak mengatakan apa yang terjadi pada pasien wanita yang gagal menerima ginjal.

Rincian kasus ini terungkap dalam review negara untuk Centers for Medicare and Medicaid Services (CMS). Laporan tersebut menyebutkan rumah sakit telah gagal memberikan pengawasan dan komunikasi yang cukup, sehingga terjadi kasus pembuangan ginjal sehat.

Para pejabat rumah sakit telah meminta maaf atas insiden tersebut dan menyewa seorang ahli bedah Texas untuk mengevaluasi prosedur transplantasi, tetapi mereka belum merilis hasil evaluasinya.

Dua perawat dalam kasus tersebut sudah dihentikan, salah satunya dipecat dan lainnya mengundurkan diri. Sedangkan dokter bedah yang bertanggung jawab dicopot gelarnya sebagai direktur dari beberapa layanan bedah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar